Ini Lho 5 Alasan Kenapa Jomblo Harus Sering Mendaki Gunung. Nyesek Sih Bacanya

Buat kaum jomblo, pasti sering banget jadi korban bully ya. Dibilang jones lah, nggak laku lah, kesepian lah, dan stigma-stigma negatif lainnya. Padahal ‘kan jomblo bukan aktivitas terlarang ya, juga nggak dosa (kecuali jomblo tapi suka nyolong, itu beda soal). Tapi kenapa ya jomblo selalu dianggap sebagai kaum yang menyedihkan. Ada yang tahu?

Sebenarnya enak lho jadi jomblo. Bisa banyak melakukan aktivitas positif, bisa nabung juga dan bisa berkarya dengan optimal selagi muda. Salah satunya bisa sering naik gunung tanpa repot harus izin pacar. Ya ‘kan?

Nah, ini lho 5 alasan kenapa jomblo-jomblo harus sering mendaki gunung. Jangan baper ya bacanya…

 

1. Mendaki gunung membuat para jomblo jadi sehat dan bugar. Nggak sakit-sakitan mikirin mantan melulu

Kadang konyol banget sih ada yang sedih terus-terusan sampai mau bunuh diri gara-gara diputusin atau ditinggal nikah. Jangan konyol lah Bro, cewek atau cowok nggak cuma satu. Ada banyak yang sedang menunggumu. Cuma kamu belum tahu aja.

 

2. Di gunung, kamu bisa melupakan sejenak masalah yang ada terkait kejombloanmu. Di atas gunung nggak bakal ada yang bully deh…

Kalau kamu mendaki gunung, kamu akan ketemu banyak orang yang saling sapa dan saling mendukung. Bukan saling menghina status jomblo. Jadi punya banyak teman ‘kan?

 

3. Mendaki gunung adalah proses pendewasaan. Kelak setelah turun dari gunung, kamu akan lebih dewasa dalam memandang kehidupan

jomblo mendaki rinjani

Mungkin kamu masih terlihat belum dewasa jika masih ribet urusan tetek bengek berkaitan dengan cinta. Setelah mendaki, kamu akan lebih dewasa dalam memandang kehidupan ini. Nggak melulu cinta-cintaan kok.

 

4. Banyak persiapan yang harus kamu atur seperti peralatan pendakian, itinerary perjalanan, hingga bagaimana survive di atas gunung sana. Pengalaman ini yang membuatmu jadi pria yang bertanggung jawab

gunung rinjani

Dengan kesulitan dan bahaya yang mengancam selama pendakian, kamu yang jones ini akan mendapat pengalaman hebat terkait tentang tanggung jawab. Baik tanggung jawab kepada diri sendiri, orang tua, teman kamu, sampai kepada alam. Tanggung jawab kepada calon mertua sebentar lagi pasti datang. Percaya deh!

 

5. Dan yang terakhir, siapa tahu jodohmu datang ketika kamu sedang naik gunung. Banyak kok yang udah kejadian. Hehehe…

siapa tahu jodohmu di sini

Nggak usah galau dan baper, banyak lho yang berjodoh setelah ketemu pas mendaki gunung. Bisa jadi jawaban atas doa-doamu ada di atas sana, entah di Mahameru ataupun Rinjani…

 

Kalau kamu jomblo dan lagi galau masalah jodoh yuk ikutan Jomblo Mendaki Rinjani aja. Siapa tahu jodohmu ikut juga. Hehehe.

 

Jomblo Mendaki Rinjani

About The Author

Related Posts

Leave a Reply